Selasa, 03 September 2019

JENIS-JENIS TEKS EKSPOSISI ,PENGERTIAN DAN CONTOHNYA LENGKAP


JENIS-JENIS TEKS EKSPOSISI
1.                  Teks eksposisi definisi

Eksposisi definisi adalah suatu paragraf eksposisi yang memiliki isi mengenai pengertian suatu hal.
Contoh:

Lagu anak adalah lagu yang mengandung nilai-nilai yang sesuai untuk anak-anak, biasanya dibuat dengan kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak usia 6 sampai 12 tahun. Dengan demikian, tidak semua lagu yang dinyanyikan oleh anak-anak bisa disebut lagu anak. 
2.                  Teks Eksposisi Identifikasi adalah sebuah teks karangan yang menyebutkan ciri-ciri.
Paragraf eksposisi dengan metode pengenalan ciri (identifikasi) adalah paragraf eksposisi yang memaparkan suatu persoalan dengan menyebutkan ciri-ciri, sifat khusus, atau kerakteristik sesuatu secara mendetail.
contoh:
Oksigen memang dapat merusak sel karena sejatinya zat ini juga memicu kemunculan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas atau molekul itu, antara lain dapat mengorupsi informasi data DNA. Bila kerusakan yang disebabkan radikal bebas itu cukup parah, secara genetis sel-sel akan menghancurkan dirinya sendiri. Ini semacam mekanisme penyelamatan diri guna mencegah sel rusak berubah jadi karakter. Karena itu, para peneliti punya gagasan untuk melenyapkan gen khusus itu sehingga protein pemicu proses bunuh diri sel tidak keluar agar sel-sel dapat hidup lebih lama.
3.                  Eksposisi perbandingan adalah paragraf yang dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain. Sedangkan eksposisi pertentangan, sama halnya dengan eksposisi perbandingan. Hanya saja hal yang dibandingkan itu berisi tentang suatu hal yang bertentangan
Contoh paragraf eksposisi perbandingan:
Tinju bukanlah jenis olahraga yang banyak peminatnya, yang banyak adalah penggemarnya. Berbeda dengan olah raga jalan kaki atau jogging, memiliki peminat yang banyak, penggemar yang sedikit. Kenapa begitu? Karena, tidak ada orang yang menonton orang lain berjalan kaki.
Contoh paragraf eksposisi pertentangan
Orang gemar bersepeda, pada umumnya ialah orang orang yang mencintai lingkungan dan alam sekitar. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan complain apabila bertemu jalan yang sempit di lorong lorong khususnya di desa desa.
4.                  Teks eksposisi ilustrasi adalah suatu paragraf eksposisi yang menyajikan gambaran secara sederhana mengenai sesuatu dengan sesuatu yang lain, serta didalamnya terdapat kemiripan atau kesamaan sifat.
Contoh paragraf ilustrasi
“Kebijakan pemerintah seringkali menyusahkan rakyat di kalangan menengah kebawah. seperti, kenaikan harga BBM sangat membuat rakyat merasa gelisah. Kenaikan harga BBm akan membuat harga jasa dan barang menjadi naik, keadaan seperti ini akan menuntut rakyat untuk memutar otak agar dapat memenuhi kebutuhan”.
5.                  Paragraf klasifikasi merupakan satu dari beberapa jenis paragraf yang topik utamanya dikembangkan denganmengelompokkannya ke beberapa kelompok yang berdasarkan dari sifat atau ciri-ciri tertentu.
Paragraf klasifikasi juga diartikan sebagai pengembangan paragraf eksposisi menjadikan paragraf ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi yang sangat jelas kepada para pembacanya.
Contoh Paragraf Klasifikasi
Hewan bisa dibagi menjadi beberapa macam menurut jenis makanannya. Pembagian tersebut antara lain herbivora, karnivora, dan omnivora. Hewan herbivora yaitu sebutan untuk hewan yang mempunyai jenis makanan berupa tumbuhan. Posisi hewan herbivora adalah sebagi konsumen tingkat pertama pada rantai makanan. Jenis hewan yang masuk dalam jenis hewan herbovora yakni sapi, belalang, kuda, kambing dan keledai.
Hewan karnivora merupakan sebutan untuk hewan yang memangsa hewan jenis lain. Hewan karnivora disebut juga dengan predator untuk hewan herbivora. Jenis hewan yang masuk dalam hewan karnivora yaitu macan, harimatu, musang dan serigala.
Lalu hewan omnivora adalah hewan yang makanannya berupa tumbuhan dan hewan lain. Jenis hewan yung masuk dalam kategori omnivora adalah ayam, bebek, beruang, dan orang utan.

6.                  Teks Eksposisi Alanisis Proses

Teks analisis proses adalah teks eksposisi yang memberi penjelasan tentang bagaimana sesuatu hal bekerja (proses), bagaimana sesuatu terjadi atau bagaimana membuat, mengerjakan atau menciptakan sesuatu.
Contoh Teks Eksposisi Analisis
Proses Terjadinya Hujan
Hujan adalah air yang turun dari langit, melalui berbagai proses hingga hujan dapat terjadinya hujan dan dirasakan oleh semua mahluk yang ada di bumi. Dengan adanya hujan, membawa banyak manfaat salah satunya adalah memenuhi kebutuhan air semua mahluk yang ada di bumi. Namun, hujan yang datang pada kurun waktu tertentu akan banyak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan. Proses terjadinya hujan adalah gejala alam yang membentuk perputaran air di bumi ini.
Air yang akan menjadi hujan dan turun ke bumi melewati beberapa tahap melalui berbagai proses terjadinya. Agar proses hujan bisa berjalan secara lancar dan hujan akan turun pada kurun waktu yang tepat karena telah diprediksikan, sehingga tidak mencemaskan warga di seluruh dunia menunggu kedatangan hujan yang selalu ditunggu-tunggu. Untuk menjadi hujan yang sempurna harus melalui beberapa tahapan. Pertama, sinar matahari yang panas membuat air di lautan, danau, sungai atau sumber lainnya menguap ke udara. Sinar matahari juga membuat menguapnya benda-benda lain yang mengandung air, misalnya tumbuh-tumbuhan, hewan dan tubuh manusia. Kedua, suhu udara yang tinggi membuat uap air mengalami kondensasi atau pemadatan dan membentuk embun. Terbentuknya embun dari titik-titik air kecil sehingga suhu udara semakin tinggi dan membuat titik-titik dari embun berkumpul memadat dan membentuk awan. Ketiga, angin membantu awan-awan bergerak ke tempat lain. Pergerakan angin membuat awan kecil bertemu dan berkumpul membentuk awan besar, semakin banyak akan berubah menjadi kelabu. Lalu bergerak ke daerah atau tempat yang memiliki suhu lebih rendah. Keempat, kumpulan awan besar dan kelabu akibatnya titik-titik air semakin berat dan tidak terbendung akan membuat butiran-butiran air jatuh ke bumi sehingga terjadilah hujan.
Terjadinya hujan adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan mahluk hidup di muka bumi ini. Karena hujan membawa sumber air di bumi dan air adalah sumber kehidupan mahluk hidup. Hujan yang turun adalah gejala alam yang membuat perputaran air di bumi. Perputaran air dari air yang menguap kemudian naik ke awan melalui berbagai proses kemudian membentuk awan yang membawa titik-titik hujan. Awan terbawa oleh tiupan air membawa awan ke berbagai daerah dan seiring berjalannya awan akan turun hujan. Air hujan kembali ke bumi, meresap ke tanah atau menguap lagi membentuk perputaran air dan seterusnya.
TULIS KOMENTAR POSISTIF MU!!



Rabu, 21 Agustus 2019

TEKS BERITA TUGAS BAHASA INDONESIA KELAS VIII semester 1


                     I.            APA YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMAN DALAM MENYUSUN TEKS BERITA?
Teks berita memiliki enam unsur penting di dalam penceritaan peristiwa yang terdapat di dalamnya. Unsur-unsur itu adalah 5W+1H. Apa yang dimaksud dengan 5W+1H itu? 5W+1H adalah rangkaian pertanyaan-pertanyaan dasar mengenai kejadian yang sedang dibicarakan di dalam berita. Pertanyaan-pertanyaan dasar tersebut yaitu, what, where, when, who, why, dan how. Nah, agar ananda dapat lebih memahami mengenai unsur pembentuk berita, di bawah ini akan dijelaskan mengenai 5W+1H.
a.         What
What merupakan pertanyaan mengenai peristiwa apa yang diinformasikan. Jadi, berita yang baik adalah berita yang dapat menjelaskan peristiwa apa yang sedang terjadi.
b.        Where
Where merupakan pertanyaan tentang tempat dimana peristiwa itu terjadi. Jadi, berita yang baik adalah berita yang dapat memberikan informasi yang jelas mengenai lokasi terjadinya peristiwa.
c.         When
When merupakan pertanyaan tentang kapan peristiwa itu terjadi.
d.        Who
Who merupakan pertanyaan mengenai siapa saja yang terlibat di dalam peristiwa yang sedang diberitakan.
e.         Why
Why merupakan pertanyaan tentang mengapa peristiwa di dalam berita itu dapat terjadi.
f.         How
How merupakan pertanyaan tentang bagaimana peristiwa di dalam berita itu terjadi.
                   II.            Tulislah langkah-langkah menyusun teks berita!
a.       Penemuan peristiwa atau kejadian
Isi berita berkaitan dengan peristiwa-peristiwa aktual. Jika tidak muncul peristiwa seperti perampokan, bencana alam, kebakaran, dan kejadian mendadak lainnya, pencari berita perlu mencari dan menangkap kegiatan-kegiatan unik yang muncul di masyarakat.
b.      Pencarian sumber berita
Agar isi berita akurat, penulis berita harus dapat menemukan tokoh yang mampu memberikan informasi secara tepat peristiwa yang akan diberitakan. Sebagai contoh untuk mendapatkan informasi tentang data korban dan proses kejadian, penulis dapat mewawancarai pihak kepolisian setempat.
c.       Pewawancaraan
Wawancara dilakukan penulis berita untuk memperoleh fakta tentang suatu kejadian, data korban, atau proses kejadian.
d.      Pencatatan hal-hal penting
Selama proses pencarian informasi, penulis dapat dipandu dengan pertanyaan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana proses terjadinya peristiwa.
               III.            SEBUT DAN TULISKAN ASPEK YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PENYUNTINGA TEKS BERITA
Bevel: Menelaah dan Merevisi Teks Berita 


Menelaah menurut KBBI adalah mempelajari atau meneliti. Sedangkan merevisi adalah memperbaiki atau memperbarui. Berarti menelah dan merevisi teks adalah kegiatan mempelajari atau meneliti kesalahan dan kekurangan teks dan terampil memperbaiki atau memperharui teks tersebut menjadi teks yang lebih sempurna. Dalam pembelajaran kali ini, Ananda sekalian dituntut untuk bisa menemukan kesalahan dalam teks berita. Setelah Ananda menemukan berbagai bentuk kesalahan di dalam teks berita, Ananda dituntut untuk bisa merevisi kesalahan tersebut. Sehingga setelah melalui proses menelaah dan merevisi yang Ananda lakukan pada teks, teks tersebut bisa menjadi lebih baik.
Untuk menelaah dan merevisi sebuah teks, Ananda harus memiliki pedoman atau rambu-rambu sebagai acuan dalam menelaah sebuah teks. Pedoman atau rambu-rambu tersebut bisa Ananda dapatkan pada buku EYD ( Ejaan Yang Disempurnakan) yang telah Ananda miliki. Adapaun yang akan Ananda telaah dan revisi dari teks adalah sebagai berikut.
a.       Pemakaian Huruf Kapital atau Huruf Besar dan Huruf Miring
1)      Huruf Kapital atau Huruf Besar
2)      Huruf Miring
b.      Kata Depan di, ke, dan dari
c.       Partikel
d.      Pemakaian Tanda Baca
1)      Tanda Titik
2)      Tanda Koma
3)      Tanda Titik Dua
4)      Tanda Hubung
5)      Tanda Tanya 
Langkah-langkah Menelaah dan Merevisi
Untuk dapat menelaah dan merevisi  teks dengan benar, Ananda tentu harus tahu terlebih dahulu bagaimana langkah-langkah dalam menelaah dan merevisi sebuah teks. Berikut ini langkah-langkah dalam menelaah dan merevisi teks.
a.         Membaca teks
Sebelum melakukan kegiatan menelaah dan merevisi, kamu harus membaca dengan seksama teks secara keseluruhan beberapa kali untuk mengetahui kesalahan dan kekurangan teks.
b.        Mencari kesalahan
Kegiatan selanjutnya adalah mencari kesalahan teks, baik dilihat dari ketepatan judul, kebenaran pengantar, ketepatan argumen, dan ketepatan simpulan serta kesalahan bahasa, ejaan, dan tanda baca.
c.         Menelaah kesalahan
Setelah menemukan kesalahan dan kekurangan yang terdapat dalam teks, maka kegiatan selanjutnya adalah mempelajari atau meneliti kesalahan. Dalam kegiatan ini, kamu juga harus mencari solusi dari kesalahan yang telah ditemukan.
d.        Merevisi teks
Setelah menelaah dan mencari solusi dari kesalahan, maka kegiatan selanjutnya adalah merevisi teks. Kesalahan dan kekurangan yang telah ditelaah, maka kamu harus memperbaiki atau memperbaharui teks dengan menuliskannya kembali sehingga menjadi teks yang lebih sempurna.
Bevel: Mengkomunikasikan Teks Berita 


Mengkomunikasikan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksudkan dapat dipahamin. Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan mengkomunikasikan teks berita adalah kegiatan menyampaikan informasi yang terdapat di dalam berita kepada khalayak ramai.
Dalam mengkomunikasikan berita secara lisan, terdapat enal hal yang perlu diperhatikan.
  1. Membaca dengan menggunakan lafal ucapan, yang tepat dan jelas
  2. Menggunakan intonasi yang baik
  3. Membaca dengan memperhatikan tanda baca
  4. Membaca dengan jelas kalimat kalimat dalam teks berita
  5. Pandangan kadang kadang ditunjukan ke arah penyimak berita 
  6. Ekspresi wajah harus wajar
              IV.            MENGAPA JUDUL TEKS BERITA HARUS MENARIK?
Judul teks berita di haruskan menarik karena pembaca berita akan lebih terobsesi untuk membaca memahami isi berita.
BIASAKAN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH JIKA TUGASMU TERSELESAIKAN J