Jumat, 07 Desember 2018

makalah auto cad


BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Seiring dengan lajunya perkembangan informasi dan teknologi, saat ini hampir semua bidang pekerjaan memanfaatkan komputer sebagai alat bantu. Demikian pula dalam bidang teknik, perangkat lunak komputer sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses dan mendapatkan hasil pekerjaan yang akurat. Tuntutan dunia usaha/dunia industri yang selalu berkembang dan persaingan dalam produk dan jasa menciptakan peluang munculnya teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Suatu perusahaan pembuat perangkat lunak di Amerika, autodesk telah menciptakan perangkat lunak untuk membantu perancangan yaitu Computer Aided Design (CAD). Perangkat lunak tersebut adalah autocad, yang saat ini telah banyak digunakan dalam berbagai bidang teknik, antara lain gambar Arsitektur, Mesin, Automotif, Survai dan Pemetaan dan sebagainya.
Kini program AutoCAD tampil dengan sistem full windows, hal ini menyebabkan semakin mudahnya pengguna untuk menggunakan program AutoCAD, sekalipun bagi pemula yang baru saat ini mengenal AutoCAD karena adanya icon-icon/tool bar yang mewakili suatu perintah, pada umumnya akan lebih mudah mengingat daripada harus mengetikan banyak perintah. Oleh karena itu disini saya akan mempaparkan pemahaman kita untuk mengetahui software AutoCAD lebih dalam.

B.  Rumusan Masalah
Rumusan masalah penulisan makalah ini antara lain sebagai berikut :
1.    Jelaskan sejarah AutoCAD ?
2.    Apa pengertian AutoCAD ?
3.    Sebutkan fungsi dan manfaat AutoCAD ?
4.    Jelaskan bagaimana tampilan grafis AutoCAD ?
5.    Bagaimana dasar-dasar menggunakan software AutoCAD ?

C.  Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini antara lain sebagai berikut :
1.    Dapat mengetahui sejarah AutoCAD.
2.    Dapat mendeskripsikan pengertian AutoCAD.
3.    Dapat memahami fungsi dan manfaat AutoCAD.
4.    Mengetahui dan memahami tampilan grafis AutoCAD .
5.    Mengetahui dan memahami dasar-dasar menggunakan software AutoCAD.




D.  Manfaat
1.      Manfaat Teoretis
Makalah ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap pemahaman kita mengenai software autocad, baik itu memahami sejarah autocad, pengertian autocad, ujuan dan manfaat autocad, tampilan grafis autocad dan dasar-dasar menggunakan autocad.

2.      Manfaat Praktis
Untuk pelajar umum maupun teknik dapat menambah wawasan tentang software autocad dan bisa mengaplikasikan nya untuk pembelajaran bahkan pekerjaan baik konsultan maupun kontraktor. untuk masyarakat dapat mengetahui lebih dalam tentang bagaimana itu mengaplikasikan software autocad.

BAB II
PEMBAHASAN

A.  Sejarah Autocad
Computer Aided Design (CAD) merupakan salah satu cabang dari ilmu komputer grafis. Fungsi atau kegunaan dari CAD adalah sebagai alat bantu untuk merancang produk bagi perencana atau perancang dalam waktu yang relatif singkat dengan tingkat keakurasian yang tinggi. CAD yang merupakan salah satu wujud aplikasi komputer yang pada dasarnya memanfaatkan keunggulan – keunggulan dasar dari komputer itu sendiri, seperti perhitungan yang cepat dengan tingkat akurasi yang tinggi, hasil kerja dapat disimpan untuk kemudian dapat dipergunakan lagi di waktu mendatang, dapat bekerja bersama – sama dalam suatu lingkup jaringan bersama, dan masih banyak lagi keunggulan lain.
CAD biasanya dipergunakan oleh para perencana dan perancang untuk menuangkan ide mereka dalam bentuk gambar atau model. Dalam bentuk gambar dapat berupa gambar 2dimensi (2D) dan Gambar 3 dimensi (3D) sebagai visualisasi. Apabila dalam bentuk model dapat berupa animasi dari obyek rancangan yang menvisualisasikan obyek sesungguhnya yang akan dihasilkan.
CAD dipakai dibanyak bidang terkait, terutama yang berhubungan dengan industri dan rancang bangun. CAD dipakai oleh arsitek untuk merancang bangunan atau gedung. CAD dipakai oleh insinyur teknik mesin untuk merancang produk automotif, CAD dipakai oleh insinyur teknik listrik untuk merancang skema aliran listrik, CAD dipakai oleh insinyur teknik sipil untuk membuat gambar kerja kontruksi, CAD dipakai juga oleh insinyur mikroprosessor untuk merancang chip komputer, bahkan CAD dipakai dibidang hiburan dan periklanan.
Bagi orang teknik, dewasa ini keberadaan CAD sangat penting guna menunjang pekerjaan mereka. Kemudahan – kemudahan  yang diberikan CAD sangat menolong mereka dalam mempercepat penyelesaian pekerjaannya. Dulu, jauh sebelum CAD lahir, orang terbiasa menggunakan teknik manual untuk mengerjakan gambar, hal ini sangat menyita waktu dan hasil yang diberikan juga terkadang tidak seperti yang diharapkan. Gambar yang dihasilkan sangat tergantung pada keahlian dari drafter bersangkutan; gambar – gambar yang digambar secara manual identik dengan ketidakrapian garis, kotornya kertas gambar akibat terlalu sering disentuh oleh drafter ketika menggambar, dan jika terdapat kesalahan, gambar diperbaiki langsung dengan konsekuensi kertas gambar perlu dikerik untuk mengahapus garis yang salah, atau dapat berakibat fatal yaitu dengan menggambar ulang. Semua kelemahan penggambaran secara manual tersebut dapat diatasi oleh CAD.
AutoCAD merupakan salah satu produk program CAD, AutoCAD dikeluarkan oleh Autodesk, Inc, sebuah perusahaan perangkat lunak raksasa Amerika yang mengkhususkan diri membuat program –program komputer grafis. AutoCAD telah menjadi suatu program yang paling banyak yang digunakan. AutoCAD sangat universal dipergunakan hampir diseluruh bidang rekayasa (engineering) yang memanfaatkan keunggulan CAD untuk menunjang pekerjaan mereka.  Kemampuan AutoCAD beradaptasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari suatu bidang tertentu merupakan salah satu keunggulan yang belum dimiliki oleh program CAD sejenis.
Release pertama (versi 1.0) AutoCAD dikeluarkan pada Desember 1982, hingga saat ini (tahun 2012) Autodesk, Inc, telah melakukan banyak perilisan dan perombakan program autoCAD untuk mempermudah para drafter dalam melakukan penggambaran, perancangan, dan perencanaan gambar di bidang yang di kuasainya.

B.  Pengertian Autocad
AutoCAD adalah salah satu dari perangkat lunak CAD yang terbanyak digunakan oleh Dunia Usaha/Dunia Industri maupun perorangan. Hal ini disebabkan karena perangkat lunak ini menawarkan berbagai kemudahan dalam menggambar, baik gambar 2 dimensi maupun 3 dimensi secara akurat dan memiliki sekian banyak fasilitas untuk mempercepat proses menggambar. Selain itu karena AutoCAD adalah perangkat lunak CAD yang pertama dan yang dapat dijalankan pada PC (Personal Computer).
AutoCAD telah dijadikan standar perangkat lunak untuk IBM PC, sehingga hardware-hardware penunjangnya (Plotter, Digitiser dan lain-lain) selalu menyediakan driver untuk AutoCAD. Dan sekarang telah banyak dibuat perangkat lunak pembantunya (Third Party Software), yang menjadikan fungsi AutoCAD lebih spesifik dengan bidang teknik tertentu. Salah satu perusahaan pembuat perangkat lunak pembantu AutoCAD yang selalu mengikuti perkembangan AutoCAD adalah SOFTDESK, produknya antara lain adalah perangkat lunak pembantu AutoCAD untuk pembuatan gambar Arsitektur dalam modul Arsitektural, Konstruksi Dalam Modul Struktural, dan Modul Civil Survey untuk pembuatan peta kontur.
C. Fungsi Dan Manfaat Autocad
1.      Fungsi Autocad
Berikut merupakan fungsi autocad sebagai alat bantu dalam rancang bangun dan rekayasa industri diantaranya :
a)    Rancangan mendesign pesawat terbang
b)   Rancangan bangunan rumah gedung, jembatan
c)    Rancangan mendesign model model industri mobil
d)   Rancangan membuat baut, mor, kunci, palu, mesin dll.

2.      Manfaat Autocad
Berikut merupakan manfaat autocad diantaranya :
a)      Persiapan menggambar yang singkat. Kalau anda bersiap untuk menggambar dengan menggunakan meja gambar, waktu anda akan terpakai untuk mengambil kertas gambar dan menempelkan ke meja gambar, serta meluruskan sesuai arah ruler atau bidang meja gambar, kemudian menjaga atau mengikatnya agar tidak berubah posisinya terhadap bidang meja gambar.Sedangkan menggambar dengan AutoCAD, kita tinggal menjalankan program AutoCAD yang terpasan pada system komputer kita.
b)      Presisi atau Akurasi tinggi. Dapatkah mata anda membedakan 0.1mm dan 0.05mm, dengan penggaris skala di meja gambar?. Kalau dengan AutoCAD, jangankan 0.05mm, 0.005mm pun masih terdeteksi. Bahkan Unit pada AutoCAD hingga 13 angka dibelakan koma. Iya, menggambar dengan AutoCAD jauh lebih presisi jika dibandingkan dengan menggambar di meja gambar.
c)      Hasil Gambar design mudah di dokumentasikan. Kalau menggambar dengan meja gambar, hasil gambarnya langsung berupa kertas gambar. Ini butuh ruang penyimpanan, kontrol record, untuk tempat penyimpanan gambar. Tapi, kalau kita menggambar dengan menggunakan AutoCAD, selain bisa langsung dicetak atau istilahnya “plotting”, kita bisa menyimpan gambar design tersebut pada folder di komputer kita, sesuai nama pelanggan, nama proyek, nama item, nama proses, sehingga dokument gambar yang berupa file ini bisa dengan mudah diatur penyimpanannya serta mudah dalam mengontrolnya.
d)     Waktu penggambaran relative Cepat. Dibanding dengan menggambar menggunakam meja gambar, menggambar dengan AutoCAD, tentu saja jauh lebih cepat. Contoh: Anda menggambar sebuah lingkaran di meja gambar, dengan menggunakan pensil, perlu 10 detik. Tapi dengan AutoCAD kita bisa menggambar seratus lingkaran dengan waktu yang sama. Anda tentu tahu Array command. waktu yang singkat.
e)      Mudah disunting. Bayangkan kalau kita salah dalam menggambar sebuah entity atau sebuah fitur, atau bagian dari gambar, kita tentu perlu untuk menghapus dan menggambar kembali bagian yang salah tersebut. Ini terjadi bila kita menggambar dengan meja gambar manual. Tetapi bila dengan AutoCAD, semua objek gambar bisa dengan mudah disunting, seperti Move, Copy, Erase, Break, Trim, Extend, Offset, Mirror, Array, Rotate, dan perintah modify lainnya.
f)       Ruang gambar yang luas. Tentu tak dapat dibandingkan area kerja gambar antara meja gambar manual dengan ruang gambar pada AutoCAD. Apakah anda pernah mengalami ruang atau area gambar yang tidak muat didalam menggambar?. Area gambar yang sangat luas pada AutoCAD ini juga didukung oleh area gambar untuk proses pencetakkan atau plotting.
g)      Rapi dan bersih. Karena obyek gambar pada AutoCAD adalah obyek virtual, yang bisa di hapus atau disunting tanpa meninggalkan bekas penghapus seperti kalau kita menggambar dengan meja gambar, maka hasil gambar kita akan selalu bersih dan rapi.
h)      Penskalaan gambar yang luwes. Kalau kita menggambar di meja gambar, Skala gambar kita tentukan terlebih dulu. Ini bersifat statis. Sedangkan kalau kita menggambar dengan AutoCAD, kita cukup menggambar dengan skala 1 : 1, baru di mode layout kita bisa membuat skala gambar yang berbeda antara viewport. Tanpa harus kita menggambar lagi untuk setiap pandangan.
i)        Didukung oleh system pertukaran data. Hasil sebuah gambar pada AutoCAD, bisa kita ekspor untuk dimanipulasi di software lain. Misalnya software-software image editor.
j)   Efek visual. Kita sama-sama sudah tahu bahwa pada CAD-Model, terutama Solid Model, bisa kita tambahkan “Material” dan Efek cahaya pada saat Rendering untuk mendapatkan efek visual yang menarik. Selanjutnya bisa kita gunakan untuk presentasi.


D.  Tampilan Grafis AutoCAD
Sebelum masuk ke tampilan grafis program AutoCAD, tentunya kita marus menghidupkan komputer terlebih dahulu, kemudian jalankan rogram dengan cara mengklik dua kali Icon dari desktop, atau deng cara mengklik Start → Program → AutoCAD.

Berikut ini dijelaskan bagian-bagian dan fungsi dari tampilan tersebut :
1.      Baris paling atas disebut Titlebar atau Baris judul. Pada baris ini diperlihatkan file gambar yang sedang aktif. Bila kita belum pernah menyimpan file yang sedang kita buat, secara otomatis file tersebut diberi nama Drawing oleh AutoCAD. Nama ini akan berubah bila kita sudah memberikan nama untuk file tersebut.
2.      Baris kedua dari atas disebut Pop up menu atau Menu bar. Pada baris ini terlihat menu File, Edit, View, Insert dan seterusnya. Bila kita klik pada menu tersebut, maka akan terlihat kumpulan sub menu di bawahnya, sub menu ini berfungsi sebagai perintah sesuai dengan namanya.
3.      Baris ketiga dari atas disebut Standar toolbar. Baris ini berisi perintah-perintah standar windows, seperti perintah untuk membuat file baru, membuka file, mencetak, print preview, cut, copy, paste dan seterusnya. Disebut toolbar standar karena perintah-perintahnya sama seperti yang digunakan pada windows pada umumnya.
4.      Baris keempat dari atas disebut Object properties toolbar. Baris ini berfungsi untuk menentukan properties/karakter dari suatu objek gambar. Misalnya: pada layer mana objek gambar berada, jenis garis apa objek gambar tersebut, warna apa objek gambar tersebut dan seterusnya.
5.      Baris kesatu dari bawah disebut Status line atau Baris status. Baris ini memperlihatkan koordinat yang sedang aktif, modus-modus yang sedang aktif dengan ciri berwarna hitam, sedangkan yang non aktif berwarna pucat, modus-modus tersebut antara lain modus Snap, Grid, Ortho, Osnap dan seterusnya. Untuk mengaktifkan dan menonaktifkan modus ini dengan cepat, digunakan tombol-tombol fungsi pada keyboard seperti F1, F2, F3, fungsi tombo-tombol ini akan di jelaskan pada uraian berikutnya.
6.      Baris kedua dari bawah disebut Command line atau baris perintah. Baris ini memperlihatkan apa yang diminta, dan apa yang dikerjakan oleh program. Melalui baris perintah inilah kita berkomunikasi dengan program AutoCAD sehingga disarankan bagi pemula agar selalu memperhatikan baris perintah ini, pada saat kita menggunakan program AutoCAD.
7.      Kolom pertama setelah baris keempat dari atas disebut drawing toolbar, yang merupakan sekumpulan icon-icon yang masing-masing mewakili satu perintah.
8.      Gambar panah berbentuk huruf L disudut kiri bawah disebut UCS (User Coordinat Sistem), berfungsi untuk mengatur orientasi Crosshair, dan mengatur koordinat objek gambar.
9.      Crosshair berbentuk kotak kecil dan tanda silang didalamnya, menunjukkan koordinat yang aktif, serta untuk menentukan titik koordinat melalui mouse, digitizer atau tablet (alat-alat penunjuk).
10.  Scrollbar berbentuk tanda panah ke atas dan ke bawah, ke kiri dan ke kanan, berfungsi untuk menggeser posisi gambar pada monitor.
11.  Tombol minimize, maximize, dan close termasuk tombol-tombol standar windows. Minimize berfungsi untuk melipat/menutup sementara tampilan program bila kita akan beralih ke program lainnya. Maximize berfungsi untuk memperbesar optimal tampilan program, atau berfungsi sebagai restore, setelah program di lipat/ditutup. Sementara, tombol close berfungsi untuk menutup/keluar dari program/selesai dari program.
12.  Bagian lainnya yang paling luas disebut screen area atau daerah gambar, atau daerah kerja.

E.  Dasar-Dasar Menggunakan Software AutoCAD
1.      Pengenalan gambar atau tampilan grafis AutoCAD
2.      Mempersiapkan Autocad Plot
A.    Atur Unit Kerja
Aturan no. 1 adalah bekerja dengan unit yang sesuai. Jika anda bekerja dengan unit mm, anda harus mengatur UNITS menjadi mm. Jika anda membuat file baru, gunakan template dengan standard ISO.
Perlu diingat bahwa AutoCAD hanya menyediakan skala cetak untuk mm dan inch. Jadi saat ini, gunakan mm untuk menggambar objek dengan ukuran sesungguhnya. Jika menggambar garis 5m, buatlah garis sepanjang 5000mm. Kelak mungkin anda ingin menggunakan unit m atau bahkan km. Tapi itu cerita lain. Cara ini akan menggunakan semua default AutoCAD.

B.     Atur Ukuran Kertas pada Layout
1.      Klik kanan pada TAB Layout1 (atau nama layout lain yang ingin diubah ukurannya).
2.      Pilih page setup manager dari context menu.
3.      Klik modify pada dialog yang terbuka kemudian.
4.      Pilihlah jenis printer dan ukuran kertas yang diinginkan.
5.      Pada bagian what to plot, pilih layout.
6.      Pastikan skala cetak 1:1. (Optional) Atur plot style table yang akan digunakan.
7.      Klik ok

C.     Tambahkan Border/Title Block
Jika anda sudah punya border untuk dicetak, dapat insert sebagai block di sini. Sekali lagi, gunakan ukuran dengan skala 1:1. Jadi kalau ukuran kertasnya A1 (841×594 mm), gunakan border dengan ukuran itu dikurangi margin. Misalnya 821x554mm (silahkan mengacu pada standar perusahaan masing-masing). Posisikan agar terletak pada area yang akan dicetak. Area yang akan dicetak ditunjukkan pada layout dengan garis putus-putus.
D.    Buat dan atur Skala viewport
Langkah terakhir adalah membuat viewport dan skalanya. Buatlah viewport dengan menggunakan MV. Lalu atur skalanya. Ada cara lain yang biasa digunakan di AutoCAD versi lama, namun tutorial ini bertujuan supaya yang baca dapat mengatur percetakan semudah mungkin.

E.     Cetak Gambar
Pada dasarnya saat mencetak, tidak ada lagi yang harus anda atur. Periksalah pada plot preview untuk memastikan semua sudah sesuai, lalu klik OK.

3.      Membuat gambar baru
Mulai AutoCAD dan gambar baru dengan menekan tombol Application (pojok kiri atas) dan menekan tombol baru untuk mengungkapkan flyout. Setelah Anda melihat flyout, klik Gambar.


BAB III
PENUTUP

A.  Kesimpulan
AutoCAD telah dijadikan standar perangkat lunak untuk IBM PC, sehingga hardware-hardware penunjangnya (Plotter, Digitiser dan lain-lain) selalu menyediakan driver untuk AutoCAD. Dan sekarang telah banyak dibuat perangkat lunak pembantunya (Third Party Software), yang menjadikan fungsi AutoCAD lebih spesifik dengan bidang teknik tertentu. Salah satu perusahaan pembuat perangkat lunak pembantu AutoCAD yang selalu mengikuti perkembangan AutoCAD adalah SOFTDESK, produknya antara lain adalah perangkat lunak pembantu AutoCAD untuk pembuatan gambar Arsitektur dalam modul Arsitektural, Konstruksi Dalam Modul Struktural, dan Modul Civil Survey untuk pembuatan peta kontur.
Kecanggihan tekhnologi di era globalisasi tersebut telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak software-software baru yang diciptakan guna mempermudah kegiatan manusia dalam kehidupannya. Ini sangat berguna untuk mahasiswa terutama pada mahasiswa jurusan tekhnik khususnya tekhnik sipil. Mereka bisa mengkreasikan desain dari produk maupun gambar produk yang akan dibuat agar sesuai dengan rancangan yang diinginkan.

B.  Saran
Sebaiknya mahasiswa khususnya mahasiswa tekhnik sipil, dapat menggunakan program aplikasi komputer software autocad ini. Karena mudah dipelajari dan dapat dipelajari secara otodidak melalui internet. Semoga bermanfaat bagi banyak kalangan.



DAFTAR PUSTAKA

3.      Suparno. Teknik Gambar Bangunan Jilid 3. 2008. Jakarta : Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan
Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional


olah raga atletik


1.OLAHRAGA LARI JARAK PENDEK

Lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. Oleh karena itu, faktor utama yang menentukan lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan yang sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi. Nomor-nomor lari jarak pendek yang dilombakan meliputi 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Lari jarak pendek biasanya disebut lari sprint. Pelari jarak pendek dikenal dengan sebutan sprinter. 
    Sprinter yang baik harus mampu menerapkan teknik dasar lari jarak pendek. Teknik dasar itu meliputi melakukan start, gerakan kaki saat lari harus mempunyai speed, dan teknik melewati garis finish.  
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY1NkZu9u_qJazxhJXDoNWHNVs5XKA_6RiBlkWQ1Zj6y0diprVKLFTm8N7h4qsjmh9nGtS3nw8mPmRhcnSEWHcx6hid1XUcbs3klTO5okUNGeAldevTY0giPVfKpAKLqDToHu7tn_ZFHI/s1600/Lari+jarak+pendek.jpg
1. Teknik Dasar Lari Jarak Pendek
     Agar kita dapat mencatat waktu yang sekecil-kecilnya maka pelari cepat atau bagi pelari jarak pendek harus menguasai teknik dasar lari jarak pendek. Adapun teknik dasar lari jarak pendek sebagai berikut.
a. Langkahkan kaki yang lebar dengan tolakan menggunakan ujung kaki.
b. Posisi tubuh condong ke depan dengan lengan tangan kanan ke arah dagu dan siku tangan ditekuk.

2. Langkah-Langkah Lari Jarak Pendek

    Langkah-langkah lari jarak pendek adalah sebagai berikut.
a.Gerakan Start
    Macam-macam start lari jarak pendek adalah sebagai berikut.
1) Start Pendek (Bunch Start)
       Kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.
2) Start Menengah (Medium Start)
       Kaki kiri di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan tumit kaki kiri jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan diletakkan di belakang garis start dengan empat jari-jari rapat. Ibu jari terpisah.
3) Start Panjang (Long Start)
       Kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan di belakang kaki kiri, jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.
Berikut adalah gambar dari Start pendek, menengah, dan panjang:
Description: Start pendek, menengah, dan panjang
b.Sikap Tubuh Saat Berlari
    Sikap tubuh saat berlari adalah sebagai berikut.
1) Sikap tubuh condong ke depan dengan tolakan kaki yang sekuat tenaga.
2) Langkah kaki yang lebar dengan lenggang tangan ke arah dagu.
3) Tubuh dalam keadaan rileks, pandangan mata ke depan.
4) Gerakan kaki dengan secepat-cepatnya.
Saat melakukan start jongkok harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut.1. Pikiran penuh konsentrasi memperhatikan aba-aba dari starter.2. Perlengkapan, seperti sepatu. Talinya harus diikatkan dengan kuat agar tidak mengganggu selama berlari.3. Semua organ tubuh seperti kaki harus dalam kondisi fit sehingga akan siap melakukan lari.

3. Sarana dan Peralatan dalam Lari Jarak Pendek
a) Lintasan Lari Jarak Pendek
       Perlombaan lari jarak pendek dilakukan di lapangan yang dibuat lintasan atau ban. Lintasan atau ban perlombaan jumlahnya ada 8 buah. Lebar setiap lintasan berukuran 1,22 meter.
b) Peralatan
       Alat yang digunakan dalam perlombaan lari jarak pendek, misalnya sepatu spikes, start block, tiang finish, stopwatch, dan bendera start atau pistol.

4. Teknik Melakukan Lari Jarak Pendek
       Pelaksanaan teknik lari jarak pendek yang benar adalah sebagai berikut.
1) Gerakan awal, posisi tubuh berdiri di belakang garis start. Kemudian, lakukan sikap start jongkok.
2) Selepas melakukan start jongkok, larilah dengan langkah lebar dan cepat. Pendaratan pada ujung telapak kaki dengan lutut dibengkokkan, tangan diayun ke depan terarah dagu dan badan condong ke depan.
3) Setelah berlari kurang lebih berjarak 20 meter, langkah lari diperlebar dan kecepatan ditingkatkan sehingga memasuki garis finish.

Teknik-teknik dalam melakukan lari jarak pendek dengan menggunakan start jongkok sebagai berikut.
a. Teknik start (awalan)
1) Aba-aba ”bersedia”
    a) Lutut kaki belakang diletakkan/ditempatkan berjarak satu kepal sejajar dengan ujung kaki depan.
    b) Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu dan letakkan di belakang garis start, dengan pinggiran jari
         telunjuk dan ibu jari menapak di tanah.
    c) Pandangan lurus ke depan kira-kira 2,5 m. Usahakan badan tetap rileks, berat badan berada di kedua
        belah tangan.
2) Aba-aba “siap”
    a) Angkat panggul ke arah depan atas dengan tenang, sampai sedikit lebih tinggi dari bahu.
    b) Berat badan lebih ke depan, kepala rendah leher tetap kendor, pandangan ke bawah lengan tetap lurus
        dan siku tetap lurus.
    c) Pada waktu mengangkat panggul, ambil napas dalam-dalam.
    d) Pusatkan perhatian pada aba-aba “ya”.
3) Aba-aba “ya”
    a) Ayun lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat.
    b) Kaki kiri menolak kuat-kuat sampai terkejang lurus Kaki kanan melangkah secepat mungkin, dan
        secepatnya mencapai tanah.
    c) Dari sikap jongkok berubah ke sikap lari, badan harus naik sedikit demi sedikit. Jangan ada gerakan ke
        samping.
    d) Langkah lari makin lama makin melebar dengan kecepatan penuh.

b. Teknik badan pada saat lari
    Teknik badan pada saat lari sebagai berikut.
1) Kaki menolak sekuatnya sampai mengejang lurus, lutut diangkat tinggi setinggi panggul,        tungkai bawah mengayun ke depan untuk mencapai langkah lebar.
2) Usahakan agar badan tetap rileks, badan condong ke depan membentuk sudut 25-30o terhadap lutut.
3) Lengan di samping tubuh secara wajar. Siku ditekuk kira-kira 90o. Tangan menggenggam  kendor, gerakan atau ayunan lengan ke muka dan ke belakang harus wajar, gerakan lengan makin cepat berimbang dengan gerak kaki yang makin cepat pula.

c. Teknik badan ketika memasuki garis finish
Description: Teknik badan ketika memasuki garis finish
    Teknik badan saat memasuki garis finish sebagai berikut.
1) Jangan mengurangi kecepatan.
2) Masuk garis finish dengan togok terlebih dahulu.
3) Setelah melewati garis finish kira-kira 5 meter, lalu berusaha menghentikan langkah.
(Baca juga:
Teknik melewati garis finish lari jarak pendek)
d. Lari jarak pendek dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi

    Kalian telah mengenal teknik dan peraturan lari jarak pendek. Peraturan lari jarak pendek bisa dimodifikasi, misalnya dengan menggunakan teknik start berdiri. Aba-aba “bersedia” posisi tubuh berdiri fileks, aba-aba “siap” condong tubuh ke depan sehingga berat badan lebih ke depan. Gerakan kaki dan tangan menyesuaikan gerakan tubuh. Pada saat aba-aba “ya” ayun lengan dan kaki ke depan dan belakang kuat-kuat dan langkahkan secepat mungkin. Kalian pun dapat memodifikasi peraturan lari jarak pendek dengan mengubah jarak lari, misalnya 100 m menjadi 50 meteratau 75 meter.
2.OLAHRAGA LOMPAT JAUH
Assalamu Alaikum Wr.Wb , Salam Sejahtera, dan SALAM OLAHRAGA!!!!
Saya ucapkan terima kasih dan selamat berkunjung bagi pembaca/pecinta  Olahraga dimanapun anda berada :D , pada postingan Artikel saya kali ini, saya akan membagi sedikit pengetahuan saya tentang salah satu nomor cabang olahraga atletik, yaitu LOMPAT JAUH. Yang mana pada artikel ini, saya hanya mencantumkan poin-poin penting tentang Olahraga Lompat Jauh yang pernah saya pelajari pada Mata Kuliah TP. ATLETIK DASAR (FIK-UNM).  “selamat membaca Sobat ;)” !
OLAHRAGA LOMPAT JAUH
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL64mRusKX5oVXXFO5emyUzE5tYGfC__clImQT_9Bm4S6aZa3_xtk5x8XGk3Lce6LgvYzmBe-3hVXz1RLk8Wja7OOjyMYXeQicyq4wWgLHf-q8zSIbJLvrwKYwekYGYfc6zB0gGpx_lIeM/s320/lompat+jauh.jpg
A. Pengertian Lompat Jauh
Sebelum mengartikan lompat jauh, kita perlu pahami terlebih dahulu perbedaan antara “Lompat” dengan “Loncat”. Perbedaannya itu terletak pada tumpuannya, dalam hal ini tumpuan kaki seseorang jika melakukan kedua gerakan tersebut. “Loncat” menggunakan 2 (dua) tumpuan Kaki, sedangkan “Lompat” hanya menggunakan satu Tumpuan kaki. Nah selanjutnya kita beralih ke pengertian dari lompat jauh!
Lompat jauh merupakan salah satu nomor lompat dari cabang olahraga atletik yang paling populer dan paling sering dilombakan dalam kompetisi kelas dunia, termasuk Olimpiade. Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.
Lompat jauh merupakan suatu gerakan melompat yang menggunakan tumpuan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Sasaran dan tujuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik pendaratan atau bak lompat..
B. Fase & Teknik Lompat Jauh
Lompat  jauh  mempunyai  empat  fase  gerakan,  yaitu  awalan,  tolakan, melayang dan mendarat serta terdapat tiga macam gaya yang membedakan antara gaya yang satu dengan gaya yang lainnya pada saat melayang diudara. Uraian mengenai keempat fase dan teknik gerakan dalam lompat jauh adalah sebagai berikut:
1.        Awalan atau ancang-ancang
Tujuan ancang-ancang adalah untuk mendapatkan kecepatan yang setinggi-tingginya agar dorongan massa ke depan lebih besar. Latihan kecepatan awalan dapat dilakukan dengan latihan-latihan sprint 10 - 20 meter yang di lakukan berulang-ulang. Panjang langkah, jumlah langkah, dan kecepatan berlari dalam mengambil awalan harus selalu sama. Menjelang tiga sampai empat langkah sebelum balok tumpu, seorang pelompat harus dapat berkonsentrasi untuk dapat melakukan tumpuan dengan kuat. Dengan catatan tanpa mengurangi kecepatan.
Panjang awalan untuk melaksanakan awalan lompat jauh tidak kurang dari 45 meter.
Cara melakukan awalan atau ancang-ancang lompat jauh sebagai berikut:
1)  Lari ancang-ancang tergantung pada kemampuan masing-masing.
2)  Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertumpu atau bertolak pada balok tumpu.
3)  Pinggang diturunkan sedikitpada satu langkah akhir ancang-ancang.
2.        Tumpuan atau tolakan
       Merupakan suatu gerakan yang penting untuk menentukan hasil lompatan yang sempurrna. Badan sewaktu menumpu jangan terlalu condong seperti halnya melakukan lari/ ancang-ancang. Tumpuan harus kuat, cepat dan aktif keseimbangan badan dijaga agar tidak  goyang. 
Tumpuan atau tolakan kaki harus kuat agar tercapai tinggi lompatan yang cukup tanpa kehilangan kecepatan maju. Kaki ayun digerakkan secara aktif agar membantu menaikkan badan dan menjaga keseimbangan berat badan sedikit di depan titik tumpuan.
Cara melakukan tumpuan atau tolakan sebagai berikut:
1) Ayunkan paha dan kaki keposisi horizontal dan dipertahankan.
2) Luruskan sendi mata kaki,lutut, dan pinggang pada waktu melakukan tolakan.
3) Bertolaklah ke depan dan ke atas.
4) Sudut tolakan 45 derajat.
3.        Melayang diudara
Gerakan melayang pada saat setelah meninggalkan balok tumpuan dan diupayakan keseimbangan tetap terjaga dengan bantuan ayunan kedua tangan sehingga bergerak di udara. Untuk melakukan gerak ini terdapat beberapa teknik. Yang Pertama, Melayang dengan sikap jongkok dengan cara waktu menumpu kaki ayun mengangkat lutut setinggi-tingginya dan disusul oleh kaki tumpu dan kemudian sebelum mendarat kedua kaki di bawa ke arah depan. Yang Kedua, Melayang dengan sikap bergantung cara melakukanya yaitu waktu menumpu kaki ayun dibiarkan tergantung lurus, badan tegak kemudian disusul oleh kaki tumpu dengan sikap lutut ditekuk sambil pinggul didorong ke depan yang kemudian ke-dua lengan direntangkan ke atas. Keseimbangan badan perlu diperhatikan agar tetap terpelihara hingga mendarat.
4.        Mendarat
Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dua kaki. Yang perlu diperhatikan saat mendarat adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan diikuti dengan dorongan pinggul ke depan sehingga badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang berakibat merugikan si pelompat itu sendiri. Untuk menghindarkan pendaratan pada pantat, kepala ditundukkan dan lengan diayunkan ke depan sewaktu kaki menyentuh pasir. Titik berat badan akan melampui titik pendaratan kaki di pasir. Kaki tidak kaku dan tegang, melainkan lemas dan lentur. Maka sendi lutut harus siap menekuk pada saat yang tepat. Gerakan ini memerlukan waktu (timing) yang tepat.
C. Macam-macam Gaya Lompat Jauh
Dalam olahraga lompat jauh terdapat tiga jenis gaya, yaitu; GAYA JONGKOK, GAYA MENGGANTUNG, dan GAYA BERJALAN DI UDARA. Yang membedakan ketiga gaya ini adalah tekhnik gerakannya terutama pada saat melayang.
1. Gambar Lompat Jauh Gaya Jongkok
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIYf7ipDYwfki0Xjt-V9Wi9cObg7mdUFfq72WQoX9Ra7yJwopXFOKyrR_zYGlEbus_CmTIBXV4vS-KTIUlCU3b0D9gn50NqXTVv5zGndkMtT02MlQSGX_IiFzPzaADtePjnGd1q-WQQlYB/s320/lompat-jauh-gaya-jongkok.png
2. Gambar Lompat Jauh Gaya Berjalan Di Udara (walking in the air)
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0ozvPVynb6djcRYgg21FVogt8VKBNonjZwlSvGEjvTbmjmnf3bNg5G0iFbQtbCnm6pWy9dqV10mWwtYQ1JJ4er3Kf69NosjLXoffjXRKZft1E7yqIcJTpW06ZjXWeb1Vr-zIRKNIxRXGF/s320/lompat-jauh-gaya-berjalan-di-udara.jpg
3. Gambar Lompat Jauh Gaya Menggantung (schnepper)
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtekf5B3n0jl-d9PN6L71mq6naNgiVhLlxoFpgt5Vv6i2B5yjnpfUfgUsOat4S5h5huYTdtjW_uzldJcXDXbUBvXuIWwa2YL_0p2WBmvhSyec4NijcBz6alPgTDcF9F_o1vi3dCG0msylW/s320/lompat-jauh-gaya-menggantung.png
D. Gambar Lapangan Lompat Jauh
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQhB-8SVfvwe1aUBF5K1VIMjfFzHhyphenhyphenbPAK6mq9ILUg_Mqw4WyAMHfdU6I94kLfw4q4imzrvI2WE5A-FUPT98AFHQHJCB3sw71R0AkLQuXqdIKqR81UEgnREWVwFaGYyamw5GGac9MmuWRN/s400/lapangan_lompat_jauh.png
3.OLAH RAGA TOLAK PELURU

Teknik Dasar Tolak Peluru Yang Benar & Lengkap

Memegang peluru
Description: memegang peluru
Cara memegang peluru

Ada 3 teknik memegang peluru:
  1. Jari-jari direnggangkan sementara jari kelingking agak ditekuk dan berada di samping peluru, sedang ibu jari dalam sikap sewajarnya. Ini adalah gaya memegang peluru untuk orang yang berjari kuat dan panjang.
  2. Jari-jari agak rapat, ibu jari di samping, jari kelingking berada di samping belakang peluru. Gaya ini biasa dipakai oleh para juara.
  3. Seperti cara di atas, hanya saja sikap jari-jari lebih direnggangkan lagi, sedangkan letak jari kelingking berada di belakang peluru. Gaya yang terakhir ini cocok untuk orang yang tangannya pendek dan jari-jarinya kecil. Tidak cocok untuk anak anak dibawah 9thn.
Description: cara meletakkan peluru di bahu
Meletakkan peluru pada bahu
Pertama-tama peluru dipegang lalu diletakkan pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping badan.
Menolak peluru


Gaya tolak peluru dengan awalan menyamping (Gaya Ortodock)
Description: Gaya tolak peluru dengan awalan menyamping (Gaya orthodox)
  • Sikap awal, berdiri menyamping dengan sektor tolakan berada di sektor kiri tubuhnya, lutut kaki kanan ditekuk, sedangkan kaki kiri diluruskan ke belakang.
  • Berat badan berada pada kaki kanan dengan pandangan mata ke depan.
  • Tangan kanan memegang peluru yang diletakkan di atas bahu kanan menempel pada rahang, sedangkan tangan kiri diangkat ditekuk di depan wajah kiri berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Saat akan menolak, kaki kiri diangkat kemudian diputarkan ke arah kiri sebanyak 2-3 kali putaran kemudian kaki kiri berpijak di sebelah kaki kanan.
  • Kaki kiri digeser ke samping kiri sambil kaki kanan juga digeser mengikuti arah kaki kiri bergeser
  • Ketika kedua kaki bergeser ke kiri, peluru dilemparkan dengan cara mendorong tangan kanan yang memegang peluru ke arah depan atas, jalannya peluru membentuk parabola diikuti pandangan mata arah jalannya peluru.
  • Sikap akhir, berat badan berada di kaki kanan diusahakan tubuh tidak keluar dari lingkaran.

Gaya tolak peluru dengan awalan membelakangi tolakan (Gaya O'Brien)
Description: Gaya tolak peluru dengan awalan membelakangi tolakan (Gaya O'Brien)
  1. Sikap awal, berdiri membelakangi sektor tolakkan dengan berat badan ada di kaki kanan sambil tubuh dibungkukkan.
  2. Kaki kiri berada dibelakang sedikit terangkat, tetapi ujung kaki masih berpijak dengan tanah.
  3. Tangan kanan memegang peluru yang diletakkan di atas bahu yang menempel dengan daun telinga, sedangkan tangan kiri ditekuk ke atas menyilang di atas wajah.
  4. Tubuh dalam keadaan rendah, kaki kiri diayun-ayunkan ke depan dan ke belakang kemudian peluru ditolakkan.
  5. Pada waktu menolakkan peluru diikuti berat badan diputar ke belakang sambil kaki digeser ke belakang.
  6. Setelah peluru ditolakkan dengan keras dan diikuti pandangan mata, kemudian berat badan ganti pada kaki kiri. Keseimbangan tubuh tetap dijaga agar tidak terpental ke luar lingkaran.