Jumat, 07 Desember 2018

10 Pengertian Bakat Menurut Para Ahli dan Jenisnya


10 Pengertian Bakat Menurut Para Ahli dan Jenisnya

Setiap orang tentunya memiliki bakat, dan tentunya bakat orang satu sama lainnya berbeda. Bakat merupakan kemampuan yang memang sudah dimiliki oleh setiap orang yang digunakan untuk mempelajari sebuah hal dengan cepat, bahkan beberapa diantaranya dalam waktu yang singkat serta memiliki hasil yang sangat baik pula. Bakat memang sudah dimiliki setiap manusia saat dia lahir ke dunia ini.
Bakat orang satu sama lainnya tentunya berbeda dan sangat beragam, mulai dari bernyanyi, melukis, menari, dan masih banyak lainnya. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bakat yang dimiliki oleh seseorang, antara lain adalah:
  • Tingkat pendidikan yang dilalui.
  • Lingkungan sekitar.
  • Struktur syaraf serta motorik.
  • Motivasi.
  • Minat.
  • Emosi.
  • Dan lainnya
Pengertian bakat dan minat sangat berbeda, namun banyak orang yang masih salah mengartikannya. Minat merupakan kondisi dimana individu memiliki perhatian yang khusus terhadap sesuatu yang diikuti pula oleh sebuah keinginan untuk mempelajari hal tersebut. Hal i ini lah yang dinamakan sebuah minat, berbeda dengan bakat yang terkadang memang sudah ada semenjak individu tersebut lahir. Nah kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai pengertian bakat menurut penuturan para ahli.
1. Menurut William B. Michael
Menurut William, bakat adalah kapasitas yang ada pada diri seseorang yang mana dalam melakukan tugas serta melakukannya dipengaruhi oleh latihan yang sudah dijalaninya.
2. Menurut S.C Utami Munandar (1985)
Bakat atau aptitude dapat diartikan sebagai sebuah kemampuan bawaan dari seseorang yang mana sebagai potensi yang maish perlu untuk dikembangkan lebih lanjut dan dilatih agar dapat mencapai impian yang ingin diwujudkan.
3. Kartini Kartono (1979)
Menurutnya, bakat merupakan hal yang mencakup segala faktor yang ada di dalam diri individu yang dimiliki sejak awal pertama kehidupannya dan kemudian menumbuhkan perkembangan keahlian, ketrampilan, dan kecakapan tertentu. Bakat ini sifatnya laten potensial, sehingga masi bisa tumbuh dan dikembangkan.
4. Menurut Suganda Pubakawatja (1982)
Menurut Suganda, bakat merupakan benih yang berasal dari suatu sifat yang mana baru akan tampak nyata jika seseorang tersebut mendapat sebuah kesempatan dan kemungkinan untuk dapat mengembangkannya.
5. Menurut Sarwono (1986)
Menurut Sarwono, bakat merupakan kondisi yang ada di dalam diri seseorang yang mana memungkinkannya dengan latihan latihan khusus dalam mencapai pengetahuan, ketrampilan khusus, serta kecakapan. (baca juga: 
6. Menurut Woodworth dan Marquis 
Menurutnya, bakat adalah sebuah prestasi yang mana dapat diramalkan serta diukur dengan melalui sebuah tes khusus. Oleh karena itu, bakat bisa dikategorikan sebagai sebuah kemampuan atau ability. Ability sendiri sebenarnya memiliki 3 arti, antara lain adalah:
  • Achievement merupakan actual ability, yang mana dapat diukur langsung dengan menggunakan alat ataupun tes tes tertentu Capacity, merupakan potential ability yang mana hal tersebut dapat diukur dengan cara tidak langsung yaitu melalui kecakapan individu yang mana kecakapan ini dapat dikembangkan dengan perpaduan antara dasar dengan latihan yang intensif serta pengalaman.
  • Aptitude, merupakan kualitas yang mana hanya dapat diukur dengan tes tes yang emmang ditujukan untuk tujuan tersebut.
7. Menurut Guidford (Dalam Suryabrata, 1995)
Definisi dari bakat adalah sebuah hal yang memiliki corak yang berbeda, bakat merupakan kemampuan kinerja yang mana mencakup dimensi psikomotor, dimensi intelektual, serta dimensi perseptual
8. Menurut Brigham (Dalam Suryabrata 1995)
Bakat merupakan sesuatu yang menjadi titik berat yang sudah dimiliki setiap manusia yang sudah didapatkan dari latihan latihan tertentu dari peforma ataupun kinerjanya9. Menurut Crow dan Crow (1989)
Bakat merupakan sebuah kualitas yang dimiliki oleh setiap orang yang mana dalam tingkatan yang sangat beragam satu sama lainnya.
 10. Menurut M. Ngalim Purwanto (Menurut Buku Psikologi Pendidikan)
Kata bakat lebih dekat definisinya dengan aptitude yang memiliki arti kecakapan pembawaan, yang mana mengenai kesanggupan dan potensi tertentu yang dimiliki oleh seseorang.
Jenis – Jenis Bakat
Jenis jenis bakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu antara lain adalah:
1. Bakat Umum 
Merupakan kemampuan yang memang berupa potensi dasar yang sifatnya umum, hal ini dapat diartikan jika semua orang memang memilikinya2. Bakat Khusus
Merupakan kemampuan yang mana memang berupa potensi khusus, yang berarti tak semua orang memilikinya. Misalnya saja bakat olahraga, seni, pemimpin, penceramah, dan masih banyak lainnya. Bakat bakat khusus ini terdiri dari beberapa, antara lain adalah:
Sponsors Link

  • Bakat verbal, bakat yang ditunjukan dengan konsep dalam bentuk kata kata.
  • Bakat Numerikal, bakat mengenai konsep dalam bentuk angka angka.
  • Bakat Skolastik, merupakan kombinasi dari kata dan angka. Meliputi kemampuan dalam menalar, berpikir, mengurutkan, menciptakan hipotesis, pandangan hidup yang sifatnya rasional, dan lainnya. Kecerdasan ini biasanya ditemukan pada akuntan, ilmuwan, pemograman, dan sebagainya. (baca juga: Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini)
  • Bakat Abstrak, bakat yang bukan dalam bentuk angka maupun kata namun lebih dalam bentuk pola, rancangan, ukuran, bentuk serta posisi posisinyaBakat Mekanik, bakat ini biasanya dalam bentuk prinsip prinsip umum IPA, tata kerja, alat alat, dan lainnyaBakat Relasi Ruang (Spasial), bakat yang digunakan untuk mengamati serta menceritakan pola 2 dimensi ataupun berpikir 3 dimensi. Bakat ini akan membuat seseorang memiliki sifat peka yang tajam kepada dalam detail visual. Biasanya bakat ini dimiliki oleh fotografer, artis, pilot, arsitek, dan lainnya. Bakat kecepatan ketelitian klerikal, bakat yang berupa tulis menulis, meramu dalam laboraturium, dan lainnya.
  • Bakat Bahasa, Bakat yang berupa penalaran analistis bahasa. Biasanya ini dimiliki oleh penyiaran, editing, hukum, pramuniaga, jurnalistik, dan lainnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar